11 Ciri-Ciri Ikan Pari


Ikan pari adalah termasuk spesies atau jenis ikan terbesar di dunia. Mereka memiliki ukuran tubuh yang besar dan juga lebar, bisa mencapai kurang lebih tujuh meter dan untuk bobot berat badannya sendiri adalah kurang lebih tiga ton.

Jika dilihat dari bentuk hewan laut ini, memang cukup unik dan berbeda dari bentuk ikan pada umumnya, Mereka memiliki bentuk tubuh pipih dan sirip dada lebar serta ia juga adalah ikan bertulang rawan (Elasmobranchii) dan pada bagian belakangnya la memiliki ekor mirip seperti cambuk atau cemeti.

Untuk jumlah spesies sendiri cukup banyak kurang lebih tiga ratus dan tersebar di perairan antartika dan sub tropis seluruh dunia dan termasuk di indonesia.

Jadi kita tidak akan sulit untuk menemukan dan melihat ikan pari di perairan indonesia. Ikan pari jika sedang bergerak di dalam air terkesan seperti melayang atau terbang. Hal tersebut mungkin karena bentuk sirip dada yang pipih dan juga melebar.

Mengenai klasifikasi ikan pari: Kingdom : Animalia, Ordo : Myliobatiformes, Filum : Chordata, Kelas : Chondrichthyes, Subkelas : Elasmobranchii, Famili : Dasyatidae, Genus : Dasyatis.

Ciri Ciri Khusus Ikan Pari


Adapun mengenai ciri-ciri ikan pari secara umum adalah sebagai berikut.

1. Memiliki tubuh yang gepeng atau melebar (depressed) Menyerupai seperti sayap, Hal tersebut karena sepasang sirip dadanya membentang (datar) dan menyatu dengan bagian sisi kiri dan kanan kepalanya.

2. Pada bagian belakang, Ikan pari khususnya jenis manta ukurannya lebih pendek jika dibandingkan dengan jenis ekor pari pada umumnya dan ia tidak memiliki sengatan.

3. Beberapa spesies ikan pari memiliki kemampuan sebagai binatang laut penyengat. Salah satu contohnya adalah jenis Pari Torpedo dan biasa dikenal dengan pari listrik.

Listrik tersebut dihasilkan dari bagian otot-otot yang berada di kepalanya. Sengatan yang berada di bagian ekor dan jika manusia terkena atau tersengat olehnya akan merasa terkejut atau bahkan mengalami pingsan.

Ikan pari jenis tersebut mampu melumpuhkan mangsanya dengan cara menyetrumkan listrik dan besarnya daya listrik tersebut adalah hingga mencapai kurang lebih 220 volt.

4. Mereka memiliki mata yang terletak pada bagian samping kepala.

5. Ikan pari bernapas melalui celah insang yang jumlahnya sebanyak lima hingga enam pasang dan terletak pada sisi ventral kepala.

6. Tubuh bagian luarnya dilengkapi dengan sisik (placoid). Terkesan tidak terlihat seperti bersisik, hal tersebut karena bagian kulit ikan pari tertutupi atau dilapisi oleh lendir yang cukup tebal. Umumnya fungsi sisik atau lendir pada ikan adalah sebagai penutup tubuh dan sebagai pelindung diri.

7. Memiliki sepasang tanduk (sirip safala atau kepala) dan berfungsi sebagai alat bantu penggiring untuk memasukkan air laut yang di mana disitu terdapat plankton sebagai makanannya. Jenis ikan pari manta atau hantu lah yang memiliki ciri khas tanduk di dekat mulutnya tersebut.

8. Di dalam mulutnya, ia juga memiliki gigi dengan ukuran yang kecil-kecil sebanyak tiga ratus. tidak seperti ikan hiu atau paus yang memiliki gigi yang besar dan mampu melahap mangsa nya dengan ukuran yang cukup besar dan hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh ikan pari, Karena makanan utama ikan pari adalah plankton dan ikan-ikan kecil.

9. Mereka sering terlihat bergerombol atau secara berkelompok. Pada saat wilayahnya di penuhi oleh plankton atau ikan-ikan kecil, biasanya mereka (Pari manta) akan berkumpul dan membentuk formasi lurus di satu area. Hal tersebut dilakukannya agar dapat menggiring dan menyaring makanannya untuk masuk ke dalam mulut yang lebar tersebut.

10. Ikan pari sering ditangkap dan juga di manfaatkan dagingnya oleh manusia. Di pasar, umumnya ikan pari dijual dengan kisaran harga per satu kilo gram tiga puluh ribu hingga lima puluh ribu rupiah.

11. Ikan pari berkembang biak dengan cara ovovivipar. Apa kah itu? yaitu hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur, Namun telur nya berkembang serta menetas di dalam tubuh induknya dan kemudian melahirkan ikan muda. Ia biasanya mengandung lima hingga sepuluh anak lebih.

Jenis-Jenis Ikan Pari

Terdapat beberapa Jenis, Nama atau Spesies yang berbeda yang dimiliki oleh ikan pari baik yang ada di dunia atau pun di indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Pari Minyak atau Blue Spotted Maskray (Dasyati Kuhlii)
2. Pari Mondol atau White Spotted Whipray (Himantura Gerardi)
3. Maugean Skate
4. Pari Hidung Runcing atau Sharpnose (Dasyatis Zugei)
5. Spotted Shovel Nose Ray (Aptychotrema sp)
6. Black Spotted Stingray (Himantura toshi)
7. Brown Reticulad Stingray (Dasyatis teylandi)
8. Pari Mirip atau Menyerupai Manusia.
9. Numbfish (Hypnos monopterygium)
10. Pari Cingir atau Whiptail Stingray (Himantura Bleekeri)
11. Blotched Stingaree (Urolophus mitosis)
12. Pari Burung Elang atau Barbless Eagle Ray (Aetomyleus nichofii)
13. Cowtail Stingray (Pastinachus sephen)
14. Black Blotched Stingray (Taeniura meyeni)
15. Pari Hiu atau Shark Ray (Rhina ancylostoma)
16. Yellow Shovel Nose Ray (Aptychotremata sp)
17. Western Round Skate (Irolita sp)
18. Pari Mutiara atau Jenkins Whipray (Himantura Jenkinsii)
19. Blue Spotted Fantail Stingray (Taeniura iymma)
20. Pari Harimau
21. Pari Macan atau Leopart Whipray (Himantura Undulata) dan Lain sebagainya.

Berikut adalah beberapa jenis ikan pari yang hidup dan banyak berkembang biak di perairan Indonesia yaitu:

Ikan Pari Kelapa (Trygon Sephen), Burung (Rhinoptera Javanica), Kampret (Gymnura Micrura), Kembang (Amphostistius Kuhli), Ayam (Dasyatis Sephen), Totol (Himantura Varnak), Kekeh (Rhinobatus Djiddensis) dan lain sebagainya.

Lihat Juga : Ciri-Ciri Ikan Mas

Itulah penjelasan dan pembahasan singkat mengenai apa saja ciri khusus dari ikan pari secara umum. Semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan baru tentang dunia binatang khususnya yang berada di air.