Ciri-Ciri Kucing Terkena Penyakit Rabies Berbahaya AWAS!!


Apa saja ciri-ciri kucing terkena penyakit rabies? Selengkapnya akan di bahas pada situs ciri-ciri.id, Pastikan Anda melihat informasinya dibawah ini.

AWAS! ada kucing rabies, Mungkin diantara teman-teman yang pernah bertemu dengan kucing galak langsung mengatakan seperti itu.

Tapi tunggu dulu, Apakah kucing tersebut benar-benar terkena penyakit rabies atau kita hanya menduga nya saja, tanpa mengetahui mengenai apa saja ciri-ciri kucing rabies.

Jangan sampai loh kita menyinggung pemilik kucing nya. Kucing yang di anggap galak bukan berarti sudah terkena rabies, bisa saja kucing tersebut menyukai kita atau ingin berkenalan, Makanya kucing tersebut mau mendekati.

Rabies sendiri biasa di sandangkan untuk hewan anjing (Anjing gila) dan jika terkena gigitan anjing tersebut pastilah akan berbahaya dan mengancam bagi kesehatan tubuh manusia. Penyakit tersebut akan menyerang sistem syaraf dan juga otak dan harus segera di tangani dengan serius.

Walaupun kita sering mendengar kalimat rabies hanya untuk hewan anjing saja, Namun penyakit ini juga bisa bersumber dari beberapa hewan seperti kucing, kera, musang dan lainnya.

Hewan jenis mamalia terbilang cukup mendominasi dan diantaranya dapat menular kan penyakit rabies yang di tularkannya melalui air liur.

Tapi ada juga loh yang terkena rabies karena terkena kuku atau cakar nya.

Memang ada kejadian seperti itu, Mungkin kuku hewan tersebut kotor (mengandung bakteri) atau terkena air liur nya yang telah terinfeksi rabies.

Rabies sendiri disebabkan karena virus (Iyssaviruses) atau bakteri dan korbannya bisa saja hewannya itu sendiri, hewan lain di sekitarnya atau manusia.

Saya ingin sedikit berbagi pengelaman atau cerita, Mau menyimak nya silakan, Kalau tidak pun tidak apa-apa, Anda dapat langsung scroll ke bawah.

Begini ceritanya, pada saat itu ada kucing liar yang menyerang kucing peliharaan saya. Kemudian ayah saya memegang kucing liar tersebut dan tangannya digigit olehnya.

Awalnya tampak biasa saja, karena sudah biasa juga di gigit (bercandaan) oleh kucing peliharaan saya.

Namun ini berbeda ceritanya.

Keesokan harinya ayah saya demam dan tangannya pun bengkak dan cukup besar, langsung di beri antiseptik dan pergi ke dokter dan selang beberapa hari bengkak nya bisa kempes dan sembuh.

Sekalian saja saya akan menjelaskan beberapa gejala atau ciri ciri orang terkena rabies kucing, diantaranya adalah:

1. Demam (panas dingin).
2. Sakit kepala.
3. Air liur berlebihan dan terasa pahit.
4. Insomnia atau sulit tidur.
5. Mual-mual (muntah).

Mungkin itu beberapa gejala orang yang terkena gigitan kucing (penyakitan), berhubung saya yang menulis artikel ini, jadi hanya sebagian saja gejala yang saya dapat tuliskan.

Namun, itu semua sesuai dengan pengalaman ayah saya yang pernah merasakan di gigit kucing jalanan alias liar.

Kita tahu sendiri kucing liar atau jalanan itu makanannya pasti dari alam liar juga, seperti berbagai macam hewan serangga, cicak dan yang paling berbahaya adalah tikus.

Ciri-Ciri Kucing Rabies


Adapun mengenai ciri-ciri kucing rabies adalah sebagai berikut.

1. Merasa kebingungan atau gelisah (Rabies normal)

Entah karena kucing tersebut bingung karena memikirkan ikan asin atau hal lain.

Kucing tersebut terlihat bertingkah tidak normal dan benar-benar hiperaktif, lari kesana dan kesini, locat kesana dan loncat kesini. intinya gak mau diam.

Jika anda melihat kucing yang bertingkah seperti itu, Maka saya sarankan untuk berhati-hati.

Alasannya karena kucing tersebut bisa saja secara tiba-tiba menyerang hewan peliharaan anda atau bisa juga anda nya sendiri yang di serang oleh kucing tersebut.

Semoga saja tidak akan terjadi pada kita semua.

2. Sangat takut dengan air (Rabies membabi buta)

Walaupun pada umumnya kucing itu takut dengan air (maksudnya jika kita menyiram nya), Namun yang ini berbeda.

Rabies jenis ini biasa disebut dengan hidropobia (takut air)

Tanda kucung terkena rabies jenis ini adalah kucing akan merasakan kehausan dan terlihat tidak seperti biasanya (aneh)

Jika kita mencoba untuk memberikannya air atau terkena dengan air, maka kucing tersebut akan bereaksi yaitu kejang-kejang.

Seperti hewan yang benar-benar sangat takut dengan air (hidropobia).

3. Pendiam atau acuh (Rabies diam)

Nah, kucing dengan ciri-ciri inilah yang telah menggigit tangan ayah saya sampai bengkak.

Saya nama kan kucing tersebut si pecon (Karena mata sebelah nya buta).

Kemudian saya ubah lagi sebutannya si pincang, Karena kaki sebelah nya pincang entah penyebabnya karena apa.

Dan yang terakhir adalah saya juluki dengan si lemot, karena bandel dan juga tidak peduli alias acuh terhadap lingkungan sekelilingnya.

Di rumah saya terdapat banyak kucing jantan, Tapi entah apa yang di pikirkan kucing tersebut (si lemot).

Seakan merasa tak punya beban dan asal masuk saja dan tidak menghiraukan kucing-kucing lainnya yang punya rumah.

Walaupun telah di usir dengan sapu, Namun masih saja duduk terdiam diri dan juga membandel.

Kucing tersebut memang terlihat tidak sehat dan cenderung berbeda dengan kucing sehat lainnya.

Gejala yang dapat di lihat adalah, kucing tersebut tidak bersemangat, suka berdiam diri atau menyendiri, tubuhnya sering bergemetar dan yang terakhir adalah memiliki sikap apatis atau acuh tak acuh.

Kalau biasanya jika ada kucing yang ribut, maka kucing yang lain akan bereaksi, Namun kucing tersebut cuek bebek seakan dunia miliknya sendiri.

4. Tidak terlihat gejala-gejala yang aneh (Rabies)

Memang cukup sulit untuk dapat kita pahami secara jelas mengenai perbedaan mana saja kucing yang benar-benar telah terjangkit rabies dan kucing yang sehat.

Kucing yang terlihat sehat dari luar, bisa saja terjangkit virus rabies.

Solusi terbaik adalah dengan cara berkonsultasi langsung pada dokter hewan, itu disarankan jika anda suka memelihara hewan mamalia salah satunya adalah kucing, jaga terus kesehatan kucing anda sehingga terhindar dari virus yang berbahaya ini.

`Mensana in Corporesano` Di Dalam Tubuh (kucing) yang Sehat Terdapat Jiwa (kucing) yang Kuat.

Jadi intinya di luar terlihat sehat, belum tentu di dalam juga kelihatannya sehat.

Jadi tetaplah harus berhati-hati dan waspada terhadap kucing apapun, baik itu peliharaan sendiri atau pun kucing asing yang tidak tahu asal usulnya.

Obat Tradisional untuk luka di gigit kucing

Berikut ini adalah langkah darurat jika terkena gigitan kucing, baik kucing yang sehat atau pun yang telah terkena rabies.

1. Segeralah cuci kulit yang terkena gigitan dengan air bersih yang mengalir.
2. Kemudian tetes kan obat antiseptik atau antibiotik, tepat pada kulit yang terkena gigitan atau cakaran tersebut.
3. Tidak lupa untuk menutupnya sedikit longgar menggunakan perban.

Kalau dirumah tidak ada antibiotik, bagaimana? Caranya adalah dengan bahan-bahan alami yang mungkin terdapat di sekitar kita.

Cara pertama adalah menggunakan wortel, silakan siapkan 1 wortel dan juga perban, kemudian parut hingga halus dan selanjutnya tempel kan parutan wortel tersebut ke luka gigitan, terakhir silahkan balut dengan perban.

Ganti wortel halus tersebut setiap tiga puluh menit, lakukan secara rutin sampai bengkak pada kulit tersebut kempes dan mereda.

Cara kedua bisa menggunakan getah lidah buaya yang dicampurkan dengan tanah liat (bersih/steril).

Silahkan anda cacah atau potong tanaman lidah buaya tersebut sehingga menjadi kecil-kecil dan mengeluarkan banyak getah, Selanjutnya campur kan dengan tanah liat.

Setelah itu tempel kan campuran tersebut ke luka, Tunggu hingga tanah liat tersebut mengeras dan mengering.

Rabies adalah virus yang cukup berbahaya dan jangan sesekali meremehkan atau bahkan di anggap sepele.

Jika belum menunjukan hasil yang memuaskan atau bahkan telah mengalami demam, Maka hentikan pengobatan secara manual atau alami.

Lebih baik dan bijak jika langsung pergi ke rumah sakit atau dokter terdekat, Supaya nantinya mendapatkan penanganan yang tepat dan juga cepat.

Sekian penjelasan mengenai ciri-ciri kucing rabies, Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.