12 Ciri-Ciri Penguin


Apa saja ciri-ciri penguin atau pinguin? Jika sahabat belum mengetahuinya secara jelas, Maka pada kesempatan kali ini penulis ingin sedikit berbagi informasi mengenai ciri khusus hewan penguin yang mungkin saja belum banyak orang yang tahu.

Binatang penguin adalah salah satu hewan air atau bahasa keren nya akuatik, dari jenis burung yang di mana tidak memiliki kemampuan terbang selayaknya jenis burung pada umumnya.

Sebagian di antara kita pasti sudah tahu dan mengenal betul bahwa penguin banyak ditemukan di belahan bumi selatan (Kutub selatan) yang di mana tempat tersebut sangatlah dingin karena di dominasi oleh es.

Walaupun demikian penguin tidak hanya dapat di temukan di daerah yang dingin saja, terdapat beberapa jenis atau spesies penguin yang dapat hidup di daerah yang tropis, termasuk di indonesia.

Penguin yang dapat bertahan hidup dengan cuaca super dingin biasanya ukuran tubuh penguin tersebut lebih besar jika di bandingkan dengan penguin yang hidup di daerah tropis (hangat) yang memiliki tubuh yang relatif kecil.

Ciri-Ciri Khusus Penguin


Adapun mengenai ciri-ciri penguin adalah sebagai berikut

1. Penguin Termasuk Hewan Akuatik Satu Keluarga Dengan Aves (burung)

Walaupun penguin dikenal dengan sebutan burung (Aves) dan memiliki sepasang sayap.

Namun kedua sayapnya tidak dapat di gunakan untuk terbang, Melainkan sebagai alat bantu untuk mendayung pada saat hewan tersebut sedang berenang di dalam air.

2. Habitat Penguin Di Daerah Yang Bersuhu Dingin (Kutub Selatan)

Kebanyakan spesies penguin hidup di kutub selatan (Antartika), Kebanyakan dari kita pasti menganggap bahwa penguin adalah hewan asli kutub utara (Arktik), Padahal hal tersebut kurang tepat.

Kutub selatan adalah tempat yang di mana penguin ditemukan secara alami, sedangkan untuk kutub utara sendiri adalah tempat beruang kutub yang ditemukan secara alami, dan keduanya sama-sama menempati puncak rantai makanan (berkuasa)

Jika berniat untuk melihat populasi penguin yang cukup banyak dan secara langsung dan tidak harus datang ke antartika nya langsung.

Maka dapat mengunjungi beberapa tempat destinasi wisata yang di mana populasi penguin disana cukuplah banyak.

Contohnya adalah Punta Tombo (Argentina), Phillip Island, Melbourne (Australia), Pantai Boulders, Cape Peninsula (Afrika Selata) dan lain-lain.

3. Memiliki Kemampuan Untuk Bertahan Hidup Di Tempat Yang Super Dingin

Penguin memiliki ketahanan tubuh yang tidak dimiliki oleh kebanyakan hewan aves atau burung pada umumnya.

Penguin diselimuti oleh bulu tebal di seluruh tubuhnya kedap air dan di topang juga dengan kemampuan beradaptasi di tempat dingin yang sangat baik.

4. Memiliki Sayap, Tetapi Tidak Bisa Terbang

Sebenarnya penguin bisa terbang, Tetapi terbang di bawah air. Penguin ahli dalam berenang dan terlihat seperti burung terbang di dalam air.

Sayap penguin tidak dapat di fungsikan untuk terbang ke udara dan cenderung sebagai alat pendayung atau pendorong jika hewan tersebut sedang berenang di dalam air.

5. Berkembang Biak Dengan Cara Bertelur

Sama seperti jenis hewan burung lainnya, yaitu berkembang biak atau bereproduksi dengan cara bertelur. Ukuran telur penguin cukup besar dan penguin betina biasanya mengeluarkan telur nya hanya satu butir saja dan kemudian penguin jantan yang akan mengerami telur nya tersebut.

Untuk dapat menetas, telur penguin harus tetap dierami kurang lebih selama dua bulan lamanya, Jika tidak dierami maka telur tersebut akan membeku.

Selama penguin jantan mengerami telur, biasanya penguin betina mencari makan dan selama proses pengeraman telur oleh penguin jantan, Dia tidak makan selama itu dan berat badannya turun cukup tajam, Namun masih bisa bertahan hidup.

Kisah perjuangan penguin jantan untuk menetaskan telur betina nya juga telah di jadikan film, yaitu Happy Feet, pasti kalian pernah menonton nya juga.

Jenis Penguin Kaisar (Aptenodytes forsteri) adalah jenis penguin terbesar dan terkenal akan kesetiaannya.

6. Suka Hidup Berkelompok Atau Berkoloni

Penguin suka bergerombol dan tidak menyendiri, Pada saat pengeraman telur juga biasanya penguin-penguin akan membentuk sebuah koloni.

Penguin jantan akan bersama-sama membawa telur di antara kedua kakinya, kemudian semuanya merapatkan diri, sehingga terbentuk lah sebuah koloni atau kelompok.

Bukan hanya berdiam diri saja, para kelompok penguin akan terus bergerak dan berpindah posisi antara penguin lainnya.

Dengan cara itu lah, Maka suhu yang ada di sekitarnya tidak akan terlalu dingin dan tentu telurnya tidak akan membeku atau rusak.

7. Memiliki Tingkah Laku Unik dan Aneh

Penguin betina akan merasakan kehilangan anaknya dan kemudian kelompoknya akan menjadi heboh. Uniknya jika ada salah satu anak penguin hilang dari induknya, Maka induk penguin tersebut akan mengambil anak penguin dari induk yang lain.

Hal tersebut telah diteliti oleh beberapa ilmuwan dan menjadi hal yang menarik untuk di teliti.

Berhubung penguin adalah hewan sosial atau tidak suka menyendiri, Induk penguin yang lain akan membela induk yang di comot anaknya tersebut, percekcokan dan gosip pun siap di mulai.

Mirip emak-emak ya (Maksudnya emak-emak penguin), Hehehe.

8. Mengenai Corak

Tubuh penguin pada umumnya di dominasi oleh warna hitam pada bagian belakang dan putih pada bagian depan. serta sedikit warna kuning yang melengkapi warna pada bulunya.

9. Memiliki Paruh Yang Sedikit Panjang

Penguin memiliki paruh yang cukup panjang dan paruh tersebut di gunakan nya untuk menangkap mangsa atau makanannya di dalam air.

10. Makanan Penguin

Makanan utama penguin adalah berupa hewan laut di antaranya adalah ikan, udang, cumi dan lain-lain.

11. Memiliki Penglihatan Yang Cukup Tajam

Penguin termasuk hewan yang memiliki kemampuan penglihatan yang tajam dan juga cukup jeli, di dalam air penguin akan dapat melihat mangsanya dengan jelas.

12. Kakinya Berselaput

Bukan hanya bagian sayap saja yang menopang kemampuan berenang nya. Kaki yang berselaput pun ikut andil besar untuk membuat penguin berenang dan menyelam dengan cepat dan juga gesit, Mirip seperti burung yang sedang terbang di udara.

Beberapa Jenis Penguin

Penguin raja (Aptenodytes patagonicus), Penguin gento (Pygoscelis papua), Penguin kaisar (Aptenodytes forsteri), Penguin Chinstrap (Pygoscelis antarctica), Penguin Rockhopper (Eudyptes chrysocome) dan jenis-jenis penguin yang lainnya.

Cukup sekian pembahasan mengenai ciri-ciri penguin, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.