Ciri-Ciri Tanaman Cabai Merah dan Rawit Serta Klasifikasinya


Senin, 09 April 2018

Ciri-Ciri Tanaman Cabai Merah dan Rawit Serta Klasifikasinya

Ciri-ciri.id - Deskripsi atau pengertian cabai merah, cabe rawit atau chili secara singkat adalah merupakan salah satu dari sekian banyak jenis tanaman pangan yang sering digunakan sebagai bumbu masakan atau penguat rasa makanan (pedas) dan cabai sendiri biasa di golong kan sebagai sayuran atau pun bumbu.

Siapa sangka ternyata cabai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya adalah penghilang rasa sakit, detoksifikasi, penurun berat badan, mencegah bisul pada lambung, mencegah penyakit jantung, mencegah risiko kanker usus besar, dapat melancarkan pernapasan dan lain sebagainya.

Adapun mengenai klasifikasi tanaman cabai merah dan rawit adalah sebagai berikut.

Klasifikasi Cabai Merah dan Rawit:

Kingdom: Plantae (Plant)
Sub kingdom: Tracheabionta (Vascular Plants)
Super division: Spermatophyta (Seed Plant)
Division: Magnoliophyta (Flowering Plant)
Classing: Magnolipsida (Dycotyledons)
Sub classis: Asteredae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (Potato family)
Genus: Capsicum L. (pepper)
Species (cabai merah): Capsicum annuum L, Species (cabe rawit): Capsicum frustescens L.

Ciri-Ciri (Morfologi Tanaman Cabai)


Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri tanaman cabai secara umum adalah sebagai berikut, Silakan sahabat dapat menyimak nya dibawah ini.

Daun

Daun nya bervariasi dan disesuaikan dengan spesies serta varietas nya masing-masing, Daun tanaman cabai ada yang bentuknya lanset dan juga oval.

Untuk warnanya sendiri ada yang berwarna hijau muda, tua, dan terkadang kebiruan. Ukuran panjang daun cabai berkisar tiga sampai sepuluh centi meter dan lebar satu hingga lima centi meter.

Akar

Memiliki akar yang berserabut dan akarnya tunggang. Umumnya akarnya berbintil-bintil karena hasil dari simbiosis dari beberapa mikroorganisme.

Batang

Batang tanaman cabai umumnya tumbuh pada ketinggian tertentu saja. Batangnya membentuk banyak cabang serta memiliki ukuran kurang lebih satu hingga dua meter.

Batangnya memiliki warna hijau muda, tua dan juga kecokelatan, Batang yang sudah berwarna kecokelatan biasanya sudah mengalami kerusakan pada jaringan parenkim.

Bunga

Bunga yang terdapat pada tanaman cabai sangatlah bervariasi, Secara umum bentuk bunganya nampak seperti bentuk bintang atau berbentuk terompet kecil (tidak semuanya).

Bunganya tumbuh atau keluar didekat daun, serta dapat juga berbentuk komunal atau tunggal. Dalam satu tandan biasanya terdapat dua sampai tiga bunga.

Untuk mahkota bunganya sendiri memiliki warna putih dengan ukuran diameter antara lima hingga dua puluh milimeter. Didalam satu tangkai terdapat jenis jantan dan juga betina.

Buah dan Juga Biji

Bagian inilah yang sangat penting dan sering dimanfaatkan. Buahnya memiliki warna yang cukup mencolok seperti merah, hijau dan warna lainnya.

Untuk ukurannya pun cukup bervariasi, Untuk cabai rawit secara umum ukurannya pendek (kecil).

Sedangkan untuk cabai merah biasa dikenal sebagai cabai keriting yang memiliki ukuran yang cukup panjang.

Namun jangan salah, Cabai rawit ternyata rasanya lebih pedas dari pada cabai merah atau keriting. Sedangkan untuk jumlah bijinya sendiri cukuplah banyak dan berwarna agak kekuningan.

Penutup

Di indonesia memiliki berbagai macam jenis tanaman cabai dan berikut ini beberapa jenis cabai yang banyak dikonsumsi di Indonesia adalah sebagai berikut.

1. Cabai Merah (Dibagi menjadi dua jenis yaitu besar dan keriting)
2. Cabai Hijau (Besar dan Keriting)
3. Cabai Rawit (Ada tiga jenis, Yaitu Cabai domba atau cabe putih, Cabe kecil atau jemprit, Cabai rawit celepik)
4. Cabai Gendot atau habenero (Sebagai cabai yang paling pedas, bentuknya tampak seperti belimbing wuluh)
5. Paprika (paprika punya rasa yang manis dan sedikit agak pedas dengan tekstur yang renyah. Bentuknya tampak seperti apel atau tomat)

Nah, itulah pembahasan singkat mengenai apa saja ciri-ciri tanaman cabai merah dan rawit serta klasifikasi nya, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.