Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Manusia

Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Manusia
Apakah ada bahaya bulu kucing yang rontok bagi anak kecil, bayi, ibu hamil, pria mau pun wanita?

Tentu saja jawabannya adalah Ada dan hal tersebut juga dapat mengganggu kesehatan tubuh manusia itu sendiri.

Bukankah menurut pandangan umum kucing itu adalah hewan yang suka akan kebersihan, tapi mengapa bulu kucing itu bisa berbahaya, apa penyebabnya?

Penjelasan selengkapnya akan Admin bahas dibawah ini, Jadi pastikan Kamu menyimak seluruh pembahasan penting pada artikel ini ya.

Kucing salah satu dari sekian banyak hewan peliharaan yang cukup sering dipelihara didalam rumah, Mungkin karena binatang ini memiliki mimik muka yang lucu, imut, penurut dan gemas.

Namun di balik itu, ternyata dengan memelihara kucing apa lagi didalam rumah, itu dapat menimbulkan beberapa resiko yang cukup berbahaya bagi kesehatan manusia.


Bahaya Bulu Kucing Untuk Kesehatan


Jangan keburu parno alias takut dulu ya. Karena kucing sendiri sejatinya adalah hewan yang suka dengan kebersihan kok.

Bahkan menurut para peneliti dari University of Minnesota yang menyebutkan bahwa risiko kematian dari serangan jantung empat puluh persen lebih tinggi pada mereka yang tidak pernah memelihara atau memiliki kucing.

Jadi memelihara kucing itu sebenarnya baik untuk kesehatan, diantaranya dapat meningkatkan sistem imun tubuh, meredakan gejala stress, dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan tentunya sebagai sahabat di kala pemiliknya itu merasa kesepian.

Lihat juga: Manfaat memelihara kucing

Lantas apa yang menyebabkan bulu kucing bisa berbahaya? Tentu jawabannya adalah karena kucing tersebut suka bermain ditempat yang kotor, sehingga bulunya itu telah terkontaminasi oleh bakteri maupun parasit.

Jadi jika bulu tersebut kebetulan rontok dan tak sengaja tertelan oleh orang, Maka bisa saja akan menimbulkan beberapa gejala atau efek seperti mual, muntah, pusing dan lain sebagainya.

Namun, hal tersebut kita kembalikan lagi pada sistem kekebalan tubuh masing-masing. Jika sistem imun tubuhnya itu kuat, mungkin saja tidak akan begitu terpengaruh besar jika tertelan bulu kucing tersebut.

Adapun mengenai bahaya bulu kucing yang mungkin telah beredar dikalangan masyarakat yang menjadi pembahasan (topik) yang cukup seru, apakah fakta atau hanya mitos belaka.

1. Bulu kucing sebabkan mandul?


Apakah ada bahaya bulu kucing bagi pria dan wanita? Katanya bulu kucing itu bisa menyebabkan kemandulan, Fakta atau hanya mitos saja.

Menurut situs alodokter, bahwasanya bulu kucing itu belum diketahui secara jelas mengenai dampak terhadap masalah kesuburan seseorang.

Namun, bagi Kamu yang seorang wanita harus berhati-hati dengan kotoran atau tinja kucing, yang dimana kotoran tersebut bisa saja mengandung parasit T gondii yang dapat menyebabkan toxoplasma.

Selengkapnya: Bulu kucing menyebabkan mandul

Bahaya bulu kucing bagi ibu hamil


Adapun bahaya bulu kucing pada ibu hamil adalah dapat mengakibatkan keguguran atau gangguan kesehatan lainnya, Tentu bulu kucing tersebut telah terkena kotoran atau parasit.

Jadi ada baiknya, hindari bagi wanita yang hendak merencanakan kehamilan atau ibu yang sedang mengandung, terhadap parasit tersebut sehingga nantinya dapat terhindar dari infeksi toxoplasma.

Ini juga berlaku pada pria yang juga harus mewaspadai parasit tersebut.

Ciri-ciri kucing terkena toxoplasma


Mungkin kamu bingung, apa saja sih ciri khusus kucing terkena toxoplasma? Admin pun demikian ikut bingung juga karena memang ciri kucing yang telah terkena parasit toxoplasma itu tidak terlalu kentara.

Tapi kita bisa melihat dari karakter dan bagaimana ia dirawat oleh pemiliknya, Kalau ia hidup di jalanan tentu tubuh serta bulunya akan kucel, kumel dan kotor, mungkin saja kucing tersebut telah terkena parasit tersebut atau bahkan penyakit lainnya.

Jadi pastikan kucing peliharaan Kamu selalu diperhatikan kebersihan tubuhnya, Agar supaya terhindar dari yang namanya parasit yang dapat membahayakan kesehatan bagi tubuh manusia.

2. Alergi


Gejala alergi cukup sering terjadi pada mereka yang cukup sensitif terhadap hewan apalagi terhadap bulunya.

Contoh reaksi yang di timbulkan karena alergi kucing adalah flu (bersin-bersin), pilek, mata terasa gatal, atau bahkan kulit pun juga terasa gatal.

3. Asma


Bahaya bulu kucing yang sering terjadi pada seseorang adalah gejala Asma (Sesak nafas), Namun gejala ini suka timbul pada orang yang alergi pada kucing dan bahkan ada juga sebagian orang yang hanya melihat kucing saja langsung bersin-bersin.

Bagi kalian yang suka memelihara hewan peliharaan terutama kucing semenjak masih kecil, Kemungkinan besar akan terhindar dari gejala alergi pada kucing karena telah beradaptasi dan juga terbiasa, Namun harus tetap diawasi oleh orang tuanya.

4. Ringworm


Apa itu ringworm? Adalah nama lain dari gangguan kulit yaitu kurap, Hal ini juga bisa di sebabkan oleh bulu kucing yang mungkin telah terkena bakteri atau lain sebagainya.

Efek yang akan dirasakan biasanya akan terasa gatal, muncul lingkaran kecil pada area kulit dan berwarna kecokelatan serta bersisik.

Bagaimana cara mengatasi dan mengobati ringworm? Jika kamu kebetulan terkena gejala tersebut, Maka bisa mengobati nya dengan bantuan salep, Ada beberapa merk salep yang ampuh mengatasi penyakit kulit tersebut.

Contohnya seperti kalpanax, salep 88, ketoconazole, Jika belum teratasi juga maka baiknya harus memeriksakan keluhan kulit tersebut pada orang yang ahli pada bidangnya yaitu dokter.

Cara Mencegah Dari Bahaya Bulu Kucing


Gejala yang ditimbulkan oleh bulu kucing, tak terlepas dari kualitas perawatan kucing itu sendiri, Kamu memang harus benar-benar memperhatikan kebersihan dan juga kesehatan kucing peliharaan mu dirumah.

Dengan perawatan yang benar, tentu hal tersebut sangat efektif untuk menghindari dan meminimalisir parasit yang mungkin bisa terbawa oleh bulu si kucing tersebut dan dapat tertular kepada manusia.

1. Mandikan Kucing


Jangan lupa untuk memandikan kucing kesayangan Kamu, Apalagi jika bulunya itu dalam keadaan kotor dan warnanya pun sudah terlihat kusam, Maka segeralah bersihkan dan sterilkan dari kotoran yang mungkin saja disana menempel berbagai jenis bakteri, kuman maupun parasit.

2. Berikan Makanan dan Minuman Yang Sehat


Berikan juga ia makanan yang cukup mengandung gizi, vitamin serta protein, Kandungan tersebut terbukti dapat membuat tubuh si kucing menjadi sehat dan tidak mudah terkena berbagai macam penyakit.

Minuman pun harus di perhatikan juga, Berikan ia air bening (matang) atau susu khusus kucing, Jangan berikan ia minuman yang aneh-aneh seperti susu sapi, kopi, teh, bersoda dan lain sebagainya.

3. Kasih Vaksin


Kucing pun harus diberikan vaksin, Karena itu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya agar supaya semakin kuat dan terhindar dari serangan bakteri maupun parasit.

Adapun untuk memberikan vaksin pada kucing, Bisa dilakukan oleh sendiri atau jika ingin lebih mudahnya Kamu bawa saja ke dokter hewan, Supaya mendapatkan perawatan dan treatment khusus.

Jika kucing sehat, maka yang merawatnya pun akan senang dan merasa aman jika di dekati oleh kucing kesayangan.

4. Bersihkan Kandang


Perhatikan juga kandang kucing, Jangan sampai kita malas membersihkan tempat tidur si kucing, Karena bisa saja tempat tersebut menjadi sarang bakteri.

Sediakan juga tempat makan, minum dan pup khusus bagi kucing, berikan ia litter box atau wadah khusus untuk kucing tersebut pup.

Jadi kita sebagai pemiliknya pun tidak akan repot, Jika harus membersihkan kotoran tersebut, tinggal cuci wadah dan ganti pasir yang baru, Selesai deh.

Perlu di perhatikan nih:


Jika memegang kucing, Maka usahakan setelahnya Kamu cuci tangan dengan bersih dan hindari mengucek atau menyeka matamu, karena kuman pun juga bisa masuk melalui mata.

Intinya jika terjadi gejala-gejala yang mungkin di timbulkan karena kucing peliharaan, Maka sebaiknya harus cepat-cepat memeriksakan nya kepada dokter.

Agar supaya mendapatkan jawaban yang pasti mengenai gejala tersebut.

Sekian pembahasan mengenai bahaya bulu kucing bagi kesehatan manusia, Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat untuk sahabat pecinta kucing dimanapun berada.

Jika ada yang di tanyakan, Jangan sungkan untuk bertanya pada kolom komentar dibawah ini, Terimakasih.
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama