13 Ciri-Ciri Kucing Sakit yang Perlu Anda Ketahui

13 Ciri-Ciri Kucing Sakit yang Perlu Anda Ketahui

Terdapat beberapa tanda ciri kucing sakit baik itu demam panas, flu, diare, cacingan, muntah-muntah, lemas dan tidak mau makan sama sekali.

Tentu kita sebagai pecinta kucing tidak mau jika hewan peliharaannya mengalami sakit atau pun sekarat. Kasihan sekali jika kucing yang kita rawat terbaring lesu dan tak berdaya.

Untuk dapat mengetahui gejala kucing sakit bisa dikatakan susah-susah gampang. Karena biasanya hal tersebut terjadi secara tiba-tiba atau mendadak.

Jadi tidak disadari sebelumnya oleh kita sendiri bahwa kucing tersebut memang benar-benar sedang mengalami gangguan kesehatan pada tubuhnya.

Maka dari itu ada baiknya kita selalu memantau serta lebih memperhatikan lagi keadaan tubuh si kucing.

Agar supaya nanti jika benar si kucing terindikasi mengidap suatu penyakit, kita jadi tahu mengenai cara mengobati kucing sakit tanpa ke dokter hewan terlebih dahulu.


Adapun mengenai ciri atau tanda-tanda kucing sakit adalah sebagai berikut,. Silahkan sahabat dapat menyimak nya dibawah ini.

1. Suhu Tubuh Kucing Meningkat


Ciri yang pertama adalah suhu tubuh kucing mengalami peningkatan. Coba Anda sentuh atau angkat tubuh kucing tersebut dan rasakan suhu tubuhnya.

Jika suhunya tidak seperti biasanya, Itu berarti kucing Anda sedang mengalami sakit demam atau panas dalam.

2. Selalu Tidur, Lemas dan Lesu


Jika Anda melihat perubahan perilaku kucing yang selalu tidur dan kerap kali berpindah-pindah serta keadaannya lemas dan lesu.

Itu artinya kucing tersebut sedang mengalami sakit demam atau pun ada gangguan lain di dalam tubuhnya.

3. Kucing Mencret atau Diare (Gangguan Pencernaan)


Kalau gejala ini sudah pasti kucing sedang mengalami gangguan pada area pencernaan nya.

Salah satu penyebab utamanya adalah kita selalu bereksperimen memberikan makanan dan minuman yang aneh-aneh (Kucing tidak terbiasa atau alergi makanan)

Ada baiknya berikan ia makanan yang biasa kucing makan dan cocok serta aman jika konsumsi. Jika kucing buang air besar di sertai dengan mengeluarkan darah.

Maka harus cepat-cepat di tangani, karena kemungkinan besar kucing tersebut sedang terserang cacingan atau gangguan sistem cerna lainnya.

Anda bisa mencari tahu secara jelasnya kepada dokter hewan.

4. Tidak Nafsu Makan


Gejala demam biasanya membuat kucing tidak nafsu makan, Namun ada juga penyebab lain yang membuat kenapa kucing tidak mau makan.

Salah satunya adalah karena ada luka pada area gigi, mulut atau gusi nya, Jadi kucing tersebut kesulitan untuk mengunyah makanan tersebut.

5. Mulut Kucing Bau


Perubahan suhu tubuh yang di alami kucing juga menunjukan bahwa ia sedang mengalami demam atau panas dalam.

Ciri yang paling jelas bahwa ia sedang sakit adalah nafas yang bau. Untuk cara mengobati kucing sakit demam, bisa memberikannya air kelapa hijau.

6. Terdapat Kerontokan Pada Bagian Bulu Kucing


Rontok nya bulu kucing penyebabnya ada beberapa hal, diantaranya adalah hormon, terkena serangan jamur, kesalahan makanan, suhu ruangan yang panas dan mengidap penyakit tertentu seperti demam dan lain sebagainya.

7. Mengeluarkan Cairan Pada Bagian Telinga, Mata, Hidung dan Mulut


Keluarnya cairan yang tidak wajar pada bagian mata, mulut dan hidung, Biasanya di tandai dengan keadaan kucing yang benar-banar sakit atau mengalami sekarat.

Hal tersebut jangan di anggap sepele, Dan harus cepat-cepat di atasi dan tangani oleh dokter hewan atau ahli pada bidangnya.

Jika dibiarkan terlalu lama biasanya cairan tersebut akan berubah menjadi kotoran dan tentu hal tersebut akan mengandung banyak sekali bakteri serta jamur.

Cukup rentan dan berbahaya bagi keadaan tubuh kucing dan tidak baik juga untuk kesehatan manusia di sekitarnya.

8. Terlalu Banyak Sering Minum


Jika kucing terlalu banyak minum relatif sering. Maka hal tersebut patut di curigai oleh pemiliknya.

Karena biasanya kucing yang tampak kehausan itu sedang mengalami panas di dalam tubuhnya (demam).

Dengan begitu akan membuat tenggorokan kucing menjadi kering dan akan mempermudah kucing tersebut dehidrasi (kekurangan cairan didalam tubuh).

Anda bisa mengatasinya dengan memberikan air kelapa hijau untuk mengurangi panas dalam dan dehidrasi nya.

9. Berat Badan Turun Drastis, Hingga Kurus


Kalau kasus ini biasanya pemiliknya terkesan membiarkan kucing tersebut terlalu lama berdiam diri, tidak mau makan dan juga minum.

Berikan ia makanan kesukaannya. Kalau sudah dua atau tiga hari masih belum pulih juga, Maka mau tidak mau Anda harus membawanya ke dokter hewan.

10. Terjadi Pembengkakan Di Sekitar Tubuhnya


Coba Anda perhatikan area tubuhnya dari ujung kepala hingga kaki, Apakah ada luka luar yang di alami oleh kucing.

Jika memang ada, Maka ada baiknya Anda cepat-cepat di tangani serta diberikan obat agar lukanya tidak melebar dan terjadi infeksi.

Anda bisa menggunakan obat yang sering di gunakan dalam P3K. Selalu bersihkan lukanya, sehingga pembengkakan tersebut bisa di reda dan juga sembuh.

11. Sering Menjilat, Menggaruk Bulu Atau Tubuhnya


Tubuh kucing yang kotor dan jarang di bersihkan atau di mandikan, Tentu akan menjadi sarang kuman, bakteri serta jamur. Kutu kucing pun tidak mau ketinggalan.

Jika sudah begitu, tentulah kucing akan menjadi risih dan merasa tidak nyaman dan selalu menjilati, menggaruk-garuk bulu atau tubuhnya.

Jika dibiarkan terlalu lama, Nantinya kucing akan mudah stress dan juga kulitnya akan cepat sekali mengalami luka karena terlalu sering di garuk menggunakan kukunya.

Jadi sebagai pemiliknya tentu harus lebih memerhatikan kebersihan kucing agar kesehatannya tetap terjaga dan terhindar dari yang namanya jamur, kuman dan juga kutu.

12. Jarang Buang Air Besar atau B.A.B


Bukan hanya manusia saja yang akan mengalami sakit jika sistem pencernaan sedang bermasalah, Begitu pun dengan kucing akan berlaku jika ia jarang sekali buang air besar.

Frekuensi kucing untuk membuang kotoran biasanya dua sampai tiga kali dalam sehari. Jika sehari tidak buang air sama sekali, Maka itu bisa jadi kucing tersebut sedang mengalami sembelit.

Untuk cara mengatasi kucing tidak bisa bab (Sembelit) adalah dengan cara mengganti jenis makanan yang tadinya kering menjadi makanan yang lebih lembut atau basah.

Anda bisa mencampurkan makanan dengan olive oil agar supaya menjadi pelumas dan memperlancar bab si kucing.

13. Galak dan Lebih Sensitif


Tanda yang terakhir adalah kucing menjadi lebih sensitif atau galak, Hal tersebut mungkin dikarenakan ia sedang stress.

Mungkin karena adanya gangguan kesehatan yang di alami oleh kucing. Biarkan kucing tersebut menyendiri dan jangan di ganggu dulu, Sampai mood nya kembali normal dan mau main kembali.

Itulah penjelasan singkat mengenai beberapa ciri-ciri kucing sakit, Semoga dengan sahabat mengetahui apa saja gejala kesehatan yang di alami oleh kucing.

Maka kita sebagai pemiliknya jauh lebih sigap lagi untuk menyikapi dan memberikan pertolongan pertama pada saat kucing tersebut sedang mengalami sakit. Semoga dapat bermanfaat untuk semuanya.
Lebih baru Lebih lama