Cara Menjinakkan Kucing Galak, Liar atau Baru di Adopsi

Cara Menjinakkan Kucing Galak, Liar atau Baru di Adopsi

Bagaimana cara menjinakkan kucing liar, galak agar bisa nurut? baik itu dari jenis kampung, persia, anggora, dan lain sebagainya.

Sebenarnya apa pun jenis kucing tersebut yang terpenting adalah bagaimana perlakuan kita terhadap kucing galak atau liar tersebut..

Karena menangkap kucing liar, galak dan garang tentu menjadi salah satu hal yang cukup sulit untuk dapat dilakukan.

Apalagi yang masih pemula dalam hal merawat hewan peliharaan, pastilah akan merasakan kerepotan atau ada rasa takut tersendiri.

Namun bagi Anda yang kebetulan dititipkan oleh teman atau hendak mengadopsi kucing. Mungkin akan sedikit lebih mudah untuk merubah karakter kucing tersebut menjadi jauh lebih penurut terhadap majikannya yang baru.

Admin pun punya pengalaman tersendiri, Ketika itu si Jalu hilang entah sebab alasan kucing menghilang itu apa. Tapi beberapa bulan kemudian kucing tersebut pun pulang.

Kucing jantan tersebut membawa karakter dan sifat yang berbeda dari bisanya. ia lebih sensitif, galak dan juga agresif. Namun lambat laun sifat yang penurut dan manja itu pun kembali lagi.

Adapun mengenai cara menjinakkan kucing yang galak, liar supaya bisa nurut adalah sebagai berikut, Anda dapat menyimak pembahasan nya dibawah ini.

1. Kenali Karakter Dari Bahasa Tubuhnya


Langkah pertama untuk menjinakkan kucing galak atau liar adalah dengan cara mengenali karakter dari si kucing atau jika perlu kita sedikit memahami bahasa tubuhnya.

Bagaimana caranya? silahkan Anda dapat melihat nya disini cara mengerti bahasa kucing dengan mudah secara lengkap.

Contohnya seperti bahasa kucing yang sedang meminta makanan, sedang marah atau ia ingin di ajak bermain.

Dengan cara tersebut lah kita akan memahami karakter dari si kucing dan tentu hal tersebut bisa mempermudah usaha Anda untuk membuatnya jauh lebih tenang dan nurut.

2. Memberikan Kucing Nama


Jika Anda sudah mengenali karakter dari si kucing tersebut. Maka Anda bisa memberikan ia nama panggilan yang lucu, keren atau yang lain nya.

Jika sudah memilih nama kucing yang lucu. Maka selanjutnya Anda membiasakan untuk memanggil kucing tersebut dengan namanya. Agar supaya si kucing lebih terbiasa dengan sebutan tersebut.

3. Santai, Tidak Perlu Terburu-buru dan Emosi


Untuk menjinakkan kucing, tentu caranya harus bertahap, bersabar serta jangan terburu-buru.

Tidak perlu memaksa, Apalagi sampai menyiksa. Mungkin karena pemiliknya itu merasa frustasi karena tingkah nya.

Kucing liar biasanya suka buang air sembarangan ke lantai sampai tembok pun menjadi sasarannya, Maka dari itu biasa kan kucing untuk buang air pada tempatnya yaitu di kamar mandi atau di pasir.

4. Rayu Kucing


Selanjutnya untuk menjinakkan kucing persia, anggora atau kucing liar biasa adalah dengan merayu si kucing.

Coba Anda tatap matanya sembari berkata-kata dengan nada yang halus, Jangan terlalu menatap ia dengan tajam atau berbicara dengan nada yang keras, biasanya si kucing akan mudah takut.

5. Perlakukan Kucing Dengan Lembut


Cara menjinakan kucing penakut terkadang jauh lebih susah jika di bandingkan dengan kucing yang cukup berani terhadap keberadaan manusia di dekatnya.

Maka dari itu untuk mengatasinya adalah dengan cara memperlakukannya dengan lembut. Pertama jangan mengangkat atau menggendong tubuhnya terlebih dahulu.

Pegang dan elus kepalanya terlebih dahulu atau menggaruk bagian lehernya, Jika kucing mulai merasa aman dan nyaman.

Coba Anda angkat tubuh si kucing, Jika tidak memberontak berarti si kucing sudah mulai dekat dengan pemiliknya yang baru.

6. Berikan Tempat Tinggal Khusus


Jika Anda menemukan kucing liar atau berniat mengadopsi kucing baru. Maka sebaiknya berikan ia kandang atau tempat tinggal khusus baginya.

Jangan sampai langsung di campur kan dengan kucing-kucing lainnya yang sudah ada di rumah. Bisa-bisa kucing yang baru Anda adopsi tersebut menjadi bulan-bulanan kucing yang lainnya.

Jadi pisahkan kucing yang baru di adopsi tersebut di tempat yang khusus. Sampai ia bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Jangan lupa juga untuk tetap memperhatikan makan dan minumnya.

7. Memberikan Kucing Makan dan Minum


Cara menjinakkan kucing liar yang paling efektif tentu dengan cara sering memberikannya makanan dan juga minuman.

Jika Anda pernah memberikan makanan kepada kucing liar di rumah, Pasti kucing liar tersebut akan sering balik lagi ke rumah Anda.

Hal tersebut menandakan bahwa kucing itu telah memberikan label kepada orang tersebut. Bahwa Anda baik dan ia pun merasa nyaman.

Tapi memberikan makanan saja belum lah cukup. Karena kucing tersebut masih ada sedikit rasa takut dan waspada dengan Anda.

Cara mengatasinya tentu dengan cara bertahap. Coba Anda menyentuh kepalanya terlebih dahulu hingga benar-benar bisa di angkat atau digendong.

8. Jangan Terlalu Sering Membentak Kucing


Jangan harap kucing mau jinak atau nurut, Jika ia sering terkena bentakan. Hal tersebut juga terjadi pada pengalaman Admin sendiri. Pada saat itu ada kucing persia kesasar dan tidak tahu arah jalan pulang.

Admin pun memberikannya makanan kepada kucing tersebut, lalu kemudian ia pun pergi mungkin sudah ingat jalan pulang.

Tapi ternyata belum bisa pulang juga, keesokan harinya kucing tersebut kembali lagi dan Admin pun kasih ia makan lagi.

Tapi sayang, besoknya kucing tersebut sudah menjadi incaran kucing-kucing Admin yang kompak mengejar kucing malang tersebut dan ia pun tidak kembali lagi, mungkin karena takut.

Jadi intinya jika ada kucing liar yang mampir ke rumah Anda. Cobalah sambut ia dengan makanan dan perkataan dengan nada yang lembut.

Kalau sambutannya berupa gagang sapu dan caci maki. Ya tentu kucing akan merasa ketakutan dan kucing pun sulit untuk bisa jinak.

Kenapa Kucing Takut Sapu Lidi?


Pernah Admin ditanya persoalan itu, Tentu jawabannya adalah karena kucing sering melihat sapu lidi yang diangkat seseorang untuk memukul tubuhnya dan si kucing pun mengalami trauma.

Bukan hanya terhadap sapu lidi nya saja, Melainkan terhadap orang yang mengangkat sapu lidi nya pun kucing akan mengenali dan merasa takut.

9. Biarkan Kucing Bebas


Nah kalau ini memang harus di lakukan, karena kucing juga hewan atau makhluk hidup yang pastinya juga menginginkan hidup yang bebas.

Jadi jika Anda menemukan kucing liar atau sedang mengadopsi kucing. Maka ada baiknya untuk membiarkan ia bebas dan jangan di kurung di kandang terus.

Kalau 2 sampai 3 hari atau 1 minggu masih di kurung di kandang sih masih mending, tapi kalau sudah berbulan-bulan sepertinya terbilang kejam juga.

Kucing itu tidak berbeda jauh dengan burung merpati. Kalau Anda pernah memelihara burung merpati pasti paham.

Burung merpati itu jika di kurung di dalam kandang dalam waktu kurang lebih satu minggu saja. Lalu kemudian pintu kandang tersebut di buka.

Maka burung merpati itu tidak serta merta terbang lalu kemudian kabur begitu saja. Ia akan menempati kandang tersebut sebagai rumahnya.

Jadi intinya jangan takut kucing tersebut kabur. Tetap berikan ia makan, minum dan bebaskan ia untuk mengenali lingkungan yang baru.

Jika sudah mulai beradaptasi dan mengenali suasana dalam rumah. Anda bisa memberikannya kesempatan untuk mengenali keadaan lingkungan di luar rumah.

Tapi Anda harus tetap waspada barangkali saja ada kucing liar di luar rumah yang bisa saja mengejar kucing Anda.

10. Sering Memegang Kucing


Untuk lebih mendekatkan antara pemilik dan hewan peliharaan, tentu keduanya harus saling mengenal dan percaya satu sama lain.

Jika kucing Anda masih ada rasa takut dan ragu jika di sentuh oleh Anda. Maka hal tersebut menandakan bahwa kucing tersebut masih curiga dan belum begitu percaya.

Jadi cobalah Anda sering menyentuh si kucing. Bagian tubuh yang ia sukai adalah bagian kepala, leher dan perut. Anda dapat memegang kucing pada saat ia sedang makan atau tidur.

11. Ajak Kucing Bermain


Kucing sendiri adalah salah satu jenis hewan yang memiliki sifat pemburu, cukup aktif dan tidak mau diam. 

Kalau Anda mengacuhkan kucing begitu saja. Tentu ia akan merasa jenuh alias boring dan aktivitasnya pun akan banyak di habiskan dengan tidur dan malas-malas san.

Anda bisa mengajak nya untuk bermain. Cara bermain dengan kucing sebenarnya mudah saja.

Coba Anda gerakan beberapa jari ke lantai, pasti kucing akan langsung menangkap gerakan jari tersebut.

Atau bisa juga membuat mainan kucing yang sederhana dan bisa membuatnya sendiri. Siapkan lidi sebanyak satu saja, kemudian benang dan gumpalan plastik hitam.

Silakan Anda ikat benang ke ujung lidi tersebut, Kemudian ikat juga gumpalan plastik tersebut dan silakan Anda bermain dengan kucing seperti sedang memancing ikan.

12. Berbicara Dengan Kucing


Berbicara atau ngomong dengan kucing tidak ada salahnya. Itu bukan gila loh ya, melainkan itu hanya salah satu cara untuk lebih mendekatkan lagi dengan si kucing.

Sama seperti anak perempuan, Kalau punya boneka di kamarnya pasti di ajak bicara juga. Nah, jika Anda punya kucing maka jangan ragu bicara atau bahkan curhat dengan kucing.

Kalau si kucing tidak merespon sama sekali, Ya jangan di harap kucing akan merespon atau membalas dengan bahasa manusia juga. Bisa terkejut nanti kalau kucing benar-benar dapat berbicara bahasa kita.

13. Hindari Hukuman Fisik


Kucing pun memiliki perasaan, rasa sakit dan traumatik tersendiri. Jika kucing berbuat salah seperti mencuri ikan, memecahkan perabotan rumah tangga atau sebab lainnya. Maka hindari dari hukuman fisik seperti memukul, selentik atau yang lainnya.

Cukup dengan cara mendesis sembari mengangkat jari tangan tepat ke arah kucing. Ia pun biasanya akan menunjukan tingkah yang cukup aneh dan terlihat seperti ia telah berbuat salah.

14. Berikan Kucing Kasih Sayang


Jika kucing Anda sudah benar-benar menurut dan bahkan di panggil pun ia tidak ragu untuk mendekat maka manfaatkan lah momen tersebut.

Mereka jika sudah menurut dengan pemiliknya, Seakan ia menjadi sahabat baru di dalam rumah. jika pemiliknya merasakan sakit, stress atau yang hal lainnya, Kucing biasanya akan tetap setia untuk menemani.

Nah, jadi kita sebagai pemiliknya harus lebih menyayangi si kucing, Jika ia mengalami sakit terkena penyakit tertentu atau kakinya pincang. Maka ada baiknya usahakan untuk mengobati dan menyembuhkan kaki kucing yang keseleo tersebut.

Berbagi Sedikit Pengalaman


Admin ketika dulu tidak suka sama sekali dengan yang namanya kucing dan terkesan membenci nya, Namun pada saat itu ada kucing liar (jenis betina) yang sering main ke rumah.

Di rawatlah oleh adik karena di keluarga yang suka dan tidak takut dengan kucing hanya Adik admin saja seorang.

Saking tidak suka nya dengan kucing Admin pun berusaha membuangnya, Namun perasaan hati tidak bisa berbohong, rasa kasihan pun muncul dan pada akhirnya kucing tersebut bisa tinggal dirumah.

Lama kelamaan Admin dan keluarga yang tidak suka dengan kucing tersebut, malah jadi suka dengan kucing. Sampai sekarang lebih dari 10 tahun keturunannya masih Admin pelihara.

Intinya kalau kucing sudah bisa jinak, Jaga dan rawatlah ia dengan benar dan juga ikhlas. Karena pada dasarnya kucing dan manusia itu sama sebagai makhluk hidup yang memiliki rasa sakit. Jadi jangan semena-mena terhadap kucing tetap sayangi mereka.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan kucing menjadi galak dan lebih agresif.


  1. Kucing tersebut sedang mengalami sakit atau mengidap penyakit tertentu.
  2. Stress akibat suasana lingkungan yang kurang mendukung, contohnya seperti suara mesin pabrik, kendaraan, dan sekitarnya banyak kucing liar yang kerap kali mengganggunya.
  3. Terlalu lama hidup diluar alias menjadi kucing jalanan, tanpa siapa pun orang yang merawat dan memberikan kasih sayang.

Itulah pembahasan singkat mengenai cara menjinakkan kucing galak, Semoga dapat bermanfaat untuk pecinta kucing dimana pun berada. Jangan lupa tinggalkan komentar dibawah ya.
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama