15 Ciri-Ciri Hamster

15 Ciri-Ciri Hamster
Hamster adalah salah satu jenis hewan mamalia dan termasuk kedalam subfamili cricetinae. Binatang hamster juga sama seperti Marmot, Tupai, Kelinci, Landak dan juga Tikus yaitu masuk kedalam kelompok hewan pengerat (ordo rodentia).

Walaupun kelompoknya sama (sebagai hewan pengerat) Namun mereka adalah hewan yang berbeda dan sering masyarakat indonesia pada umumnya menyamakan Hamster dengan Tikus yang di mana dari bentuknya sendiri hampir mirip dan serupa.

Mengenai pembahasan apa saja "Perbedaan Hamster dan Tikus" Akan admin tulis di bagian akhir artikel ini, Jadi terus disimak saja ya.

Binatang ini bahkan tidak jarang pula digunakan untuk kepentingan hewan percobaan oleh para peneliti di laboratorium bersama dengan tikus dan hewan jenis pengerat lainnya.

Hamster juga menjadi salah satu hewan yang cukup banyak peminatnya untuk mereka rawat dan dipelihara, Alasannya karena mereka memiliki tubuh yang kecil, muka yang menggemaskan, dan tingkah laku yang lucu.

Ciri-Ciri Khusus Hamster


Adapun mengenai ciri-ciri hamster adalah sebagai berikut

Termasuk Hewan Mamalia

Hamster termasuk golongan hewan mamalia yang di mana hewan ini memiliki kelenjar susu yang di gunakan sebagai sumber makanan anaknya, Memiliki bulu atau rambut dan berdarah panas (endoterm)

Selengkapnya: Ciri-Ciri Mamalia

Tubuhnya Kecil

Tubuh hamster kecil dan biasanya berkisar sembilan hingga lima belas centimeter (Untuk ukuran hamster dewasa) dan tubuhnya ditumbuhi oleh bulu-bulu halus.

Hamster memiliki tubuh yang elastis dan kekuatan bahu yang kuat. kondisi tersebut yang membuat mereka pintar dalam hal menggali dan juga tubuhnya yang lentur tersebut mereka gunakan untuk keluar masuk ke lubang yang kecil atau sempit.

Memiliki 4 Kaki

Hamster memiliki empat kaki dan sepasang kaki bagian depan jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan kaki bagian belakang. Kondisi tersebut yang membuat hamster jago memanjat dan melompat ke sana ke sini (lincah).

Memiliki Kantung Pipi

Nah, inilah salah satu daya tarik hamster yang membuat kenapa orang banyak yang memeliharanya. Bukan hanya karena lincah saja, tetapi hamster memiliki kantung pada pipinya dan itu menambah karakter lucunya.

Hamster memiliki kulit yang lentur, termasuk pada bagian kulit pipinya yang dapat elastis.

Fungsi dari kantung nya adalah untuk mengumpulkan makanan dan sebagai alat pertahanan, Jadi jika hamster sedang terdesak maka mulut atau pipi hamster akan membesar .

Cara tersebut dilakukannya dengan mengumpulkan udara kedalam mulutnya. Sehingga nantinya hamster tersebut terlihat lebih seram dan berharap dapat menakuti musuhnya.

Padahal bagi pendapat kita (manusia) mereka tidak terlihat seram sama sekali, melainkan tambah lucu, Hehehe.

Mata Hamster (Buta Warna)

Jika kita lihat mata hamster secara langsung, sekilas tidak ada masalah apapun dan bahkan terlihat besar menonjol, dengan warna mata yang beragam dan cantik (di sesuaikan dengan jenisnya).

Namun kualitas penglihatan hamster tidaklah baik karena mereka buta akan warna. Walaupun terdapat kekurangan pada mata hamster, Namun terdapat juga kelebihannya yaitu hamster mampu melihat pergerakan dari segala arah (jarak pandangan yang lebar).

Hal tersebut disebabkan karena posisi kedua mata hamster berada di samping kepalanya.

Memiliki dua Pasang Gigi Seri

Hamster terkenal dengan dua pasang gigi seri nya. Satu pasang terletak pada bagian rahang atas (bagian depan) dan gigi sepasang nya lagi ada pada bagian rahang bawah, Serta ada juga dua belas gigi lainnya yang tumbuh pada bagian dalam rahang nya.

Uniknya, selama hamster hidup gigi tersebut akan terus tumbuh dan juga memanjang. Hal tersebut yang menjadi alasan kenapa hamster suka mengerat atau menggigit benda-benda keras seperti kayu dan sebagainya.

Dengan cara melakukan aktivitas mengerat itulah maka pertumbuhan giginya akan bisa terhambat dan nantinya tidak akan menyulitkan hamster tersebut untuk dapat menggigit makanannya.

Memiliki Kumis (Misai)

Sama juga yang dimiliki oleh tikus, hamster juga memiliki kumis atau misai yang berfungsi untuk merasakan getaran dan alat navigasi saat hamster sedang braktivitas di kegelapan (minim cahaya) atau sebagai alat bantu meraba.

Hamster Termasuk Hewan Krepuskular

Krepuskular atau Crepuscular adalah sifat hewan yang aktif pada saat senja atau subuh (remang-remang) dan sering kali aktif pada malam hari di saat bulan purnama datang.

Mungkin pada umumnya orang-orang menganggap hamster sebagai hewan nokturnal (aktif di malam hari), Padahal kenyataannya tidak lah demikian, Melainkan hamster adalah hewan Krepuskular.

Hidung Hamster

Hamster memiliki ukuran hidung yang tidak terlalu besar, Namun indra penciuman nya cukup tajam. Hamster akan mengendus jika merasa ada yang aneh dengan tempat tinggalnya.

Cara hamster mengendus adalah dengan cara berdiri menggunakan kedua kaki belakangnya, kemudian mereka mengendus dan mengenali bau melalui udara.

Bukan hanya hewan saja yang dapat di kenali oleh hamster, benda asing yang masuk wilayahnya juga mereka akan langsung mengenali, Jadi dapat di simpul kan bahwa kualitas indra penciuman hamster memang lah cukup baik.

Pendengaran Hamster

Bukan hanya penciuman nya saja yang baik. Pendengaran hamster pun bisa dikatakan sangat tajam dan mampu mendengar gelombang suara ultrasonik yang halus.

Habitat Hamster

Habitat asli hamster bukanlah di indonesia. Melainkan berasal dari eropa dan juga asia. contohnya siberia, korea, tiongkok, mongoloa, pakistan hingga suriah dan lain sebagainya.

Pada umumnya meraka membuat sarang di tempat yang tekstur tanahnya tidak terlalu keras dan tidak suka juga dengan tempat yang berlumpur.

Contohnya tempat yang mereka sukai adalah di daerah perbatasan padang pasir, bukit kaki gunung, bersemak-semak dan berbatu, ladang, hingga padang rumput (sabana).

Hamster suka hidup di lubang-lubang tanah yang mereka gali sendiri. Biasanya hamster akan membuat beberapa terowongan yang mirip seperti labirin dan terhubung antara satu ruangan dengan ruangan lainnya (Sangat teratur).

Mereka banyak menghabiskan waktunya di dalam sarang dan hanya keluar pada saat hendak mencari makan dan pada saat cahaya mulai remang-remang, (Maghrib dan Subuh atau Malam bulan purnama).

Makanan Hamster (Omnivora)

Hamster adalah hewan omnivora yang juga dapat memakan segalanya. Contohnya berbagai macam jenis biji-bijian seperti biji bunga matahari (kuaci) kacang kedelai, jagung, beras merah dan lain sebagainya.

Bukan hanya biji-bijian saja, Mereka juga suka memakan buah-buahan dan daging seperti apel, strawberry, serangga kecil dan lain-lainnya.

Hamster Berkembang Biak Dengan Cara Vivipar

Cara hamster berkembang biak adalah dengan melahirkan (vivipar) Cara perkembangbiakan semacam ini biasanya terjadi pada jenis hewan mamalia yang menyusui anaknya.

Beberapa Jenis Hamster Yang Mungkin Terkenal Di Indonesia

Hamster Syrian, Hamster Winter White, Hamster Roborovski, Hamster Campbell, Hamster Cina, Hamster Hybrid.

Perbedaan Hamster dan Tikus

Nah, Mungkin di antara teman-teman semua pernah terbesit di pikiran bahwa tikus dan hamster itu sama, Kalau begitu ayo kita cari tahu apa saja yang membedakan antara hamster dan tikus.

Bentuk Tubuh

Hamster lebih unggul pada ukuran tubuhnya yang lebih besar dan juga gemuk dari pada ukuran tubuh tikus yang pada umumnya memiliki bentuk tubuh yang sedikit agak kecil dan langsing.

Bagian Mulut dan Hidung

Hamster memiliki ukuran hidung yang tidak terlalu panjang, Sedangkan tikus memiliki ukuran hidung dan mulut yang panjang dan gigi tikus lebih kuat dari pada gigi yang dimiliki oleh hamster.

Bagian Ekor

Ekor tikus ukurannya lebih panjang dari pada ekor hamster dan bahkan untuk jenis roborovskii ekor hamster tidak terlihat.

Kantung Pipi

Perbedaan yang mencolok adalah ada bagian pipinya, Hamster memiliki kantong pipi yang dapat di gunakan untuk menyimpan makanannya. Sedangkan tikus tidak memiliki kantung pipi.

Mengenai Habitat

Hamster suka hidup di lingkungan yang kering, bersih, dan tidak becek tentunya. Berbeda dengan tikus yang di mana mereka cenderung suka tempat yang becek, kotor, lembab, basah dan ketahanan tubuhnya sangatlah kuat.

Walaupun mereka (tikus) bertemu langsung dengan kuman-kuman yang ada di lingkungan yang kotor tersebut, Namun mereka masih terlihat lincah dan juga sehat. Sedangkan untuk hamster sendiri tidaklah memiliki anti-body yang kuat seperti halnya yang dimiliki oleh tikus.

Nah, Itulah beberapa perbedaan antara hamster dan tikus yang mungkin bisa kita pelajari lebih dalam lagi. Jika kurang yakin, Silah kan sahabat bisa mencari informasi lainnya mengenai perbedaan tikus dan juga hamster.

Sekian pembahasan kali ini ini mengenai ciri-ciri hamster, Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.
Lebih baru Lebih lama