Ciri-Ciri Badak Bercula Satu (Jawa) dan Dua (Sumatra)


Apa saja (Perbedaan) ciri-ciri badak bercula satu yang berasal dari jawa dan badak bercula dua yang ada di sumatra. Jika sahabat belum mengetahuinya secara jelas, Maka pada kesempatan kali ini penulis ingin sedikit mengulas mengenai ciri khusus hewan badak bercula satu dan dua.

Binatang badak bercula 1 sering dikenal dengan sebutan (badak jawa) sedangkan untuk badak bercula 2, dikenal dengan sebutan (badak sumatra atau badak rambut)

Badak bercula satu (badak jawa) adalah salah satu hewan khas yang dimiliki oleh indonesia dan bukan hanya badak bercula satu saja yang menjadi kebanggaan indonesia, badak bercula dua (sumatra) pun menjadi salah satu jenis binatang khas indonesia yang patut kita jaga kelestarian nya.

Mengenal ciri khusus badak jawa (bercula satu) dan badak sumatra (bercula dua)


Adapun mengenai ciri-ciri badak jawa dan sumatra adalah sebagai berikut

1. Termasuk Hewan Mamalia

Baik badak jawa dan sumatra termasuk kedalam golongan hewan mamalia yang di mana badak betina memiliki kelenjar susu yang di berikan pada anaknya sebagai sumber makanan, serta hewan mamalia berdarah panas. Lihat selengkapnya: Ciri-Ciri Mamalia

2. Memiliki Cula

Pada bagian kepalanya, badak jawa memiliki cula dengan jumlah satu dan badak jantan saja yang memiliki cula dan badak betina belum di temukan memiliki cula pada bagian atas kepalanya.

Sedangkan untuk badak sumatra memiliki cula dua, Cula yang pertama ukurannya cukup panjang dan berada di depan, Sedangkan untuk cula yang ke dua ukurannya lebih kecil dan terletak di bagian atas mata.

Fungsi dari cula badak adalah untuk melindungi diri dari serangan hewan musuh atau sesamanya, Jika badak tersebut sedang bertarung untuk merebut kan badak betina.

Terkadang di gunakan nya juga untuk merobohkan atau meruntuhkan pohon atau tunas sebagai bahan makanannya.

3. Memiliki Kulit Tebal dan Berkerut

Ciri khusus dari badak yang dapat kita kenali adalah ada pada bagian kulitnya, Baik badak jawa atau sumatra keduanya memiliki kulit yang keras dan tebal.

Salah satu fungsi dari kulitnya adalah untuk pertahanan diri atau untuk di gunakan sebagai alat bantu (tameng atau perisai yang sulit ditembus oleh hewan musuh)

Namun, walaupun badak memiliki kulit yang tebal, ternyata badak cukup sensitif juga terhadap terik sinar matahari langsung.

4. Mengenai Tubuh

Badak jawa dewasa memiliki tubuh yang gempal dan panjang tubuh sekitar kurang lebih tiga meter dan tingginya berkisar satu setengah meter, Serta berat badannya bisa mencapai enam ratus hingga seribu kg lebih.

Sedangkan untuk badak sumatra ukurannya memang lebih kecil dari pada beberapa spesies badak yang ada.

Badak sumatra juga sering dikenal dengan badak primitif dengan memiliki panjang dari mulut ke pangkal ekor berkisar dua ratus lima puluh sampai tiga ratus centimeter.

Tingginya sekitar kurang lebih seratus lima puluh centimeter, Serta bobot tubuhnya bisa mencapai sembilan ratus kg.

Badak sumatra ditumbuhi bulu-bulu halus, Sedangkan untuk badak jawa hanya anaknya saja yang ditumbuhi oleh bulu-bulu halus.

5. Berkuku Ganjil

Badak termasuk hewan mamalia berkuku ganjil (perissodactyla), Terdapat beberapa hewan mamalia lainnya yang berkuku ganjil di antaranya adalah Kuda, Zebra, Kuda nil dan Tapir.

Walaupun badak terkesan mirip dengan jenis binatang banteng dan kerbau, Namun kenyataannya badak di golong kan menjadi keluarga Kuda, hal tersebut salah satunya karena mereka adalah hewan berkuku ganjil.

Pencernaan hewan berkuku ganjil terbilang unik, Yaitu mereka mencerna makanan seperti selulosa tumbuh-tumbuhan pada bagian usus nya dan tidak di bagian lambungnya.

6. Memiliki Bibir Bagian Atas Yang Terlihat Runcing

Baik badak jawa atau sumatra, Memiliki bibir pada bagian atas yang terlihat runcing dan menonjol. Bibir yang runcing tersebut dikenal dengan sebutan belalai prehensil dan fungsinya untuk memudahkan nya meraih makanan.

7. Makanan Badak (Termasuk Hewan Herbivora)

Badak termasuk hewan pemakan tumbuhan atau tanaman semak, terutama tunas, daun-daunan muda, buah-buahan dan ranting.

Cara mendapatkan makanannya ada dua cara yaitu ditarik menggunakan mulutnya dan merobohkan pohon atau ranting menggunakan kekuatannya.

8. Habitat Badak Jawa dan Sumatra

Badak sumatra suka hidup diatas permukaan laut atau di daerah pegunungan dan akan mencari tempat yang cukup akan makanan, air, dan hutan lebat untuk tempat berteduh.

Badak sumatra tidak segan-segan untuk turun ke bawah (halaman terbuka) untuk mencari tempat yang dirasa kering.

Badak sumatra dikenal sebagai jenis badak yang suka berjalan jauh dan suka melakukan aktivitas di malam hari untuk mencari makanan dan pada siang harinya badak sumatra mencari kubangan kecil, rawa atau sungai untuk merendam kan tubuhnya.

Habitat badak sumatra bisa kita temukan di Taman Nasional Gunung Leuser  yang terletak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara.

Sedangkan untuk habitat badak jawa sendiri adalah di tempat hutan hujan (Alam bebas) yang berada di dataran rendah yang dipenuhi dengan padang rumput basah.

Badak jawa pada umumnya pemalu atau memiliki sifat tenang dan terkesan akan agresif jika merasa terganggu, Mereka terkadang akan bersama-sama berkumpul di dekat kubangan air.

Badak jawa terkesan selalu menghindari manusia dan tempat-tempat yang terbuka, sedangkan untuk badak sumatra sendiri mereka mau turun ke daratan rendah dan tidak menghindari tempat yang terbuka.

Habitat badak jawa berada di (Taman Nasional Ujung Kulon) dan salah satu habitat yang masih tersisa bagi rumah badak jawa.

Semoga semakin banyak lagi habitat-habitat baru yang lainnya, Agar populasi badak jawa atau sumatra semakin banyak dan terhindar dari ancaman kepunahan.

9. Berkembang Biak Dengan Cara Melahirkan

Baik badak jawa dan sumatra, Berkembang biak dengan cara melahirkan dan akan merawat dan menyusui anaknya hingga menjadi dewasa dan bisa mandiri.

Beberapa Spesies Atau Jenis Badak Yang Masih Tersisa Di Dunia

Berikut ini adalah lima spesies badak dan dua di antaranya ada di indonesia.

1. Badak Sumatra (Sumatran rhino)
2. Badak Jawa (Javan rhino)
3. Badak India (Indian rhino)
4. Badak Hitam (Black Rhino)
5. Badak Putih Afrika (White Rhino)

Semoga dari kelima spesies yang telah di sebutkan di atas tidak ada yang mengalami kepunahan, terutama badak khas indonesia.

Sehingga nantinya anak cucu kita tidak hanya dapat melihat gambar dan poster nya saja, Melainkan dapat melihat hewannya secara langsung, baik di tempat habitatnya atau di kebun binatang.

Itulah pembahasan mengenai ciri-ciri badak jawa dan sumatra, Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.